Sabtu, 01 Desember 2012

KENANGAN INDAH NAN LUCU

Sadar kah kita akan semua dosa, rasa ingin kembali seperti dulu, selalu ada kelakson di depan asrama ketika jam menunjukan pukul 03.00 dan suara ''sholu...sholu..sholuu...'' ,, kitapun mulai bergeas mengambil gayung dan pergi menuju kamar mandi untuk berwudu,, antrian panjang kadang kita temui,,  stelah berwudu, membuka lemari untuk mencari sarung dan sajadah, kemudian siap untuk berangkat menuju rumah Allah, kadang kita tertidur dikala sujud, kadang juga dikala menunggu waktu subuh tiba, tapi benyak sebagian dari kita yang mebaca Al-quran untuk meroja'ah hafalannya, rindu akan kultum sang ustadz di setiap menjelang pagi, walau kadang kita mangkel karena sampai berjam-jam beliau menceramahi kita, seusai sholat subuh kita bersiap untuk olahraga pagi yang biasa kita sebut jimbas, bahasa arab yang sangat familiar untuk menyebut olahraga saat itu. senam atau lari pagi, adalah suatu hal yang harus dilakukan bagi kita. karena kalau kita tak punya alsan tepat karena tidak jimbas maka bersiaplah bertemu ikat pinggang pengurus islah,,  hahahaa   lucu memang kadang mengingat itu. disaat mandi pagi, pasti antrian sangat panjang, ingat kalian apa yang biasa kita bicarakan,,  ''man ba'daka?''  waktu seakan tak terasa karena setiap jam sudah diprogram seapik mungkin... hingga tak ada pikiran untuk berbuat maksiat., tapi sekarang semua bebas, semua lepas, apa yang kita inginkan sudah tidak ada yang membatasi, tak seperti dulu, merokok pun sembunyi-sembunyi, hampir setiap habis makan tempat faforitnya adalah kamar mandi lama yang sudah tidak terpakai, berteman dengan jin penghuninya,,   huuuuhh...  indah memang jika mengingat saat itu,,  tiada hari tampa beribadah, peluang mencari pahala lebih besar dari pada saat ini. walau kadang di kelas banyakan tidurnya dari pada memperhatikan ustadz mengajar...,,   dulu itu memang indah  4 tahun tak terasa aku menjalaninya, senang memang ketika lulus menantikan dunia luar yang tak seorangpun akan menghukum kita, walau celana kita dibawah mata kaki, heheee...  

tak kan pernah ku lupakan saat itu, masa itu mungkin masa terindah yang pernah kutemui dalam hidup ini, setelah masa dimanakan kutemukan pendamping hidupku nanti,,

dimanapun kau, tenanglah kan kupastikan aku tetap utuh untukmu sayang, walau ku tak tau dimana sekarang keberadaanmu,,  





Rabu, 15 Agustus 2012





Nyataa.

Suatu pagi,kami menjemput seseorg klien di bandara.Org itu sdh tua,kisaran 60 thn.Si Bpk adl pengusaha asal Singapura,dgn logat bicara gaya melayu&english,beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda.
Beliau berkata,"Ur country is so rich!"
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu."Indonesia doesn't need the world,but the world needs Indonesia,"lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia,U don't need the world."
"Mudah saja,Indonesia paru2 dunia.Tebang saja hutan di kalimantan,dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing,we can't be rich without Indonesia 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.Bisa terbayang uang yg masuk ke kami,apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia,ga peduli harga selangit, laku keras.Lihatlah RS kami,org Indonesia semua yg berobat.Trus,kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk?Ya,bener2 panik.Sangat terasa,we are nothing.Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras.Termasuk di Singapura dan Malaysia?Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.Liatlah negara kalian, air bersih di mana2,liatlah negara kami,air bersih pun kami beli dari Malaysia.

Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis,krn pasirnya mengandung permata.Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3rb/kg ke pabrik china,si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg.Saya liat ini sbg peluang.Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia!
Ya,karena negara kalian memiliki segalanya.Mereka takut kalau kalian mnjadi mandiri,makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dr petani2 kita sendiri,belilah tekstil garmen dr pabrik2 sendiri.Tak perlu impor klo bs produk sendiri.
Jika kalian bs mandiri,bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!

Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia.

 

oleh. jely MAPALA TURSINA

Selasa, 24 Juli 2012

ARUNG JERAM. pekalen probolinggo

Pemantapan Divisi ORAD 2012
Di
Sungai Pekalen Probolinggo





Senin, 09-07-2012
Hari itu saya bangun jam 05.00, setelah sholat subuh saya langsung mencek barang-barang yang akan saya bawa untuk pemantapan divisi ORAD di sungai pekalen probolinggo, setelah jam menunjukan pukul 07.20 saya langsung berangkat menuju kampus untuk persiapan upacara, berangkat dengan diantarkan teman kontrakanku. Sampai di SC (sport center) saya langsung menuju sekertaria mapala tursina untuk menaruh barang yang ku bawa tadi dan setelah itu langsung menuju ruang siding tempat dimana upacara pelepasan peserta pemantapan divisi angkatan XVI akan dilangsungkan, upacara dimulai jam 08.25 yang dibuka oleh mba ziadatul farihah sebagai MC pada saat itu. Acara ini juga di hadiri oleh Pembina MAPALA Tursina, bapak ishroqunnajah beliau memberikan sambutan dan nasihat kepada kami semua peserta pemantapan divisi 2012 yang kemudian di tutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh beliau.
Setelah upacara selesai kamipun photo-photo di depan SC dengan mengunakan bendera, bener serta bener eiger, setelah itu langsung memasukan barang-barang kami ke angkot dan segera pergi menuju terminal Arjosari. Disana kami pun berpisah sebagian pergi ke Surabaya untuk selanjutnya menuju Jogjakarta sedangkan saya dan tim ORAD masih menunggu bus yang menuju situbondo atau bondowoso, lama kami menunggu bus tak kunjung tiba dan akhirnya kami putuskan untuk menaiki bus jurusan probolinggo. Jam 11.57 kami menuju probolinggo saat itu hanya dua orang yang ikut dalam bus untuk membawa perahu dan peralatan ORAD lainnya, sedangkan yang lain menggunakan sepeda motor untuk mengirit biaya pemantapan divisi ORAD ini, yang memang dananya agak minim, memang repot membawa perahu yang besar dan berat ini dengan mengunakan angkutan umum tapi apa boleh buat hal ini pun harus kami jalani. Jam 14.50 kami sampai di terminal probolinggo dan langsung mencari bus jurusan situbondo untuk menuju pertigaan Pajarakan, jam 15.25 kami sampai di pertigaan pajarakan, disana rekan kami telah menunggu yang menggunakan sepeda motor tadi, sampai disana perahu pun diikatkan ke sepeda motor karena kami hanya membawa dua speda motor jadi sepeda motor yang satunya harus gonceng tiga orang, selama 30 menit perjalanan, jalan masih mulus karena memang aspalnya belum rusak, tapi setelah itu jalannya cukup ekstreem dengan kemiringan kira-kira 30° dan medannya aspal rusak,rusak dan rusak yang batunya timbul-timbul bagai jerawat. Jam  16.51 kami sampai di basecame tempat kami nginap selama pemantapan divisi berlangsung. Satu jam setelahnya saya langsung mencheklist alat-alat yang kami bawa, jam 19.15 kami pergi mencari rumah pak RT setempat untuk mengantarkan surat pemberitahuan kigiatan kami akan tetapi kami tidak menemukan dimana rumah RT tersebut jadi ya kami langsung kembali ke basecame. Jam 20.00 kami makan malam dan setelah itu langsung dilanjutkan evaluasi dan koordinasi sampai jam 21.00. setelah koordinasi kami berbicang santai sampai mata kami tak mampu lagi untuk menahan kantuk dan lelah perjalanan dari tadi pagi.

Hari selasa 10-07-2012
Kami bangun jam 05.00, aku langsung memasak air untuk membuat kopi, karena pagi-pagi adalah waktu yang sangat tepat untuk minum kopi dan meroko. Setelah menghabiskan kopi dan rokok kami melakukan pemanasan dan pelemasan agar nanti pada saat pengarungan tidak ada yang keram, setelah pemanasan kami langsung makan, sarapan pagi itu cukup enak karena menunya ayam, tahu, krupuk dan sayur lodeh, kami makan dengan lahap sampai tak ada satu butirpun nasi yang tersisa.
Pukul 08.00 kami melakukan registrasi ke operator REGULO rafting dan meminta satu guide untuk menemani kami dalam pengarungan tepat jam 09.00 kami sudah berada di start point, memompa perahu dan setelah itu menurunkannya ke sungai, sebelum pengarungan kami berdoa agar selam pengarungan kami tidak mendapat masalah.
Pengarungan yang sungguh mengasikan melalui jeram-jeram yang indah dan cukup ekstrem, dalam pengarungan ini juga kami melakukan simulasi save rescew yaitu ranang jeram semua awak kapal melakukan renang jeram, sulit sekali ranang jeram diantara banyak jeram dan arus yang cukup deras tapi semua berjalan dengan lancar walu ada dari anggota tubuh kami yang terhantuk batu-batu besar di sungai itu.
Pukul 10.30 kami sampai di res area kami istirahat. Di res area ini kami tidak hanya istirahat dan makan snack yang kami bawa tapi kami juga mencoba untuk junping dari jembatan yang memang di sediakan untuk itu sambil di photo kamipun ter jun yang sungainya berkedalaman 4 meter dati permukaan dan dari permukaan ke atas tempat kami loncat ketinggiannya 8 meter cukup tinggi dan membutuhkan persiapan mental juga untuk locat kebawah.
Jam 11.30 kami melanjutkan pengarungan kembali saat itu aku yang diperintah untuk jadi skiper, akupun melakukannya dengan bimbingan dari seniorku dan guide yang menemani kami, cukup sulit memang tapi pengarungan berjalan lancar-lancar saja walau kadang-kadang perahu tersangkut diantara stoper. Sebelum sampai di finish pada kami melakukan materi flip flop yaitu materi cara membalikan perahu yang terbalik dan naik keperahu dari dalam sungai keperahu, tak mudah memang naik keatas perahu dari dalam sungai perlu kekuatan tangan dan teknik yang tepat agar mudah melakukannya.
Pukul 14.00 kami sampai di finish walupun pengarungan yang berjarak 13.5 KM ini jauh tapi tetap saja aku merasa sebentar, tapi ya mau gimana lagi walupun kurang tapi kami memang harus tetap berhenti. Kami melakukan portecing yaitu mengangkat perahu dari sungai ke darat atau tempat dimana nantinya perhau siap untuk diangkut ke basecamp. Sebelum ke basecame kami masih nyantai dulu di basecamenya REGULO Rafting sekitar 30 menit baru setelah itu kembali ke basecame, setelah sampai basecame aku mencheklist alat-alatku dan kemudian setelah itu lansung nyantai sambil menikmati kopi dan sebatang rokok.
Jam 19.00 kami melakukan revaluasi dan koordinasi sampai jam 20.00 dan setelah itu kami langsung istirahat melepas lelah selama pengarungan siang tadi.



Hari Rabu 11-07-2012
            Hari itu kami bangun agak kesiangan yaitu jam 06.00 mungkin karena lelah habis pengarungan kemarin, setelah itu seperti biasa aku membuat kopi, setelah itu menyiapkan alat-alat untuk pengarungan selanjutnya, setelah alat siap kami langsung melakukan pelemasan, dan kemudian dilanjutkan dengan makan. Tepat jam 09.00 kami telah berada di start poin dan siap melakukan pengarungan di pengarungan yang kedua ini aku di tuntut untuk menjadi skiper dari start sampai finis dan kemudian melakukan flip-flop dan rescew korban. Jam 13.30 kami sampai finish aku senang karena aku telah memenuhi syarat pemantapan devisi yaitu menjadi skiper dalam pengaruang sekurang-kurangnya sejauh 10 KM, aku langsung sujud syukur sambil mencium bendera MAPALA Tursina dan meneriakan viva mapala tursina. Kami mengangkat perahu kami, dan ini adalah kegiatan yang pasti dilakukan setelah melakukan pengarungan. Di basecame REGULO kami istirahat sambil menikmati cemilan yang masih tersisa dalam pengarungan tadi. Besok kami akan berpindah jalur pengarungan yaitu di jalurnya NOARS, karena hari ini adalah terakhir kami memakai jalur REGULO jadi kami harus membayar biaya penarungan dari hari kemarin, setelah semua registrasi selesai kami langsung pulang menuju basecame, sampai di basecame aku mencheklist lagi alat-alat agar tidak ada yang sampai tertinggal atau hilang karena kalau sampai hilang bisa repot urusannya. Jam 15.30 kami makan, lauknya bagi kami cukup nikmat yaitu ayam pedas, tempe goreng, sayur sop, krupuk ditemani dengan sambal, aku jadi kepikiran dengan saudara-saudaraku yang sedang mendaki gunung selamet apakah mereka makan seenak kami. Setelah makan aku tidak langsung tidur seperti hari kemarin, tapi aku mengerjakan kronologis kegiatan untuk mecicil agar nanti tidak kerepotan mengerjakannya. Setelah maghrib kami mengisi kekosongan dengan main kartu sampai jam 20.00 dan setelah itu kami melakukan evaluasi dan koordinasi, sampai jam 21.00, dalam koordinasi kali ini kami mengevaluasi kegiatan hari ini, yang jelas hasil yang harus diingat adalah saya harus memperbanyak jam terbangsaya dalam olahraga arus deras ini, karena refting tak cukup hanya sekedar teori saya harus bisa mengembangkan ilmu yang saya dapat sebelumnya, memperbanyak membaur dengan jeram-jeram akan membuat saya semakin mantabz menjadi seorang refter.
            Setelah koordinasi selesai kami melanjutkan pertarungan kami dalam bermain kartu sampai jam dinding di rumah itu menunjukan pukul 11.30 dan setelah itu kami langsung istirahat.

Hari kamis 12-07-2012
            Pagi itu pukul 05.30 saya bangun, selesai melaksanakan sholat subuh saya langsung memasak air untuk membuat minuman hangat yaitu kopi setelah kopi siap untuk di minum saya membangunkan saudara-saudara saya yang lain dan kemudian ngopi dan ngerokok bersama. Pukul 06.30 kami melakukan sedikit pelemasan syaraf-syaraf dan urat-urat kami yang sedikit mengencang akibat tidur tadi malam, dan kemudian kami langsung menyantap sarapan yang sudah tersajikan di meja makan, pagi itu tak seperti pagi-pagi yang lalu, entah mengapa nafsu makan kami besar pagi itu jadi tak ada nasi dan lauk yang tersisa. Nikmat memang makan kalau di barengi dengan kegiatan yang cukup menguras tenaga. Sekitar pukul 08.00 sebagian dari kami pergi ke basecame NOARS untuk meminta ijin dan guide yang akan menemani kami dalam pengarungan, dan sebagiannya lagi mempersiapkan alat-alat yang akan kami gunakan selama pengarungan. Setelah semuanya siap kami langsung pergi menuju start point menggunakan pickup, perjalanan menuju start point kira-kira memakan waktu 35 menit, plus jalan kakinya dari pemberhentian pickuap tadi karena medannya hanya jalan setapak dan perahu di bawa menggunakan jasa porter, setelah sampai di start, kami langsung memompa perahu kami menggunakan pompa yang kami bawa, setelah perhau siap untuk digunakan kamipun menurunkannya kesungai, setelah berdoa kamipun memulai pengarungan, jeramnya kali ini lebih ekstrem jika di bandingkan dengan jalur REGULO yang kami arungi kemarin. Sekitar 20 menit kemudian kami sampai di air terjun. Indah sekali pemandangan di tempat ini air terjun yang pasti menimpa setiap pengarung di jalur ini, deras sekali walu sedikit sakit tapi serunya membuat rasa sakit itu tak terasa, disini kami juga berhenti untuk mengambil foto, setelah melakukan banyak jepretan kamipun melanjutkan perjalanan. Sesampai kami di res area aku melakukan renang jeram, bayak sekali pilow yang membentur tubuh ini memang sulit mengendalikan tubuh saat renang jeram dan aku harus banyak belajar lagi agar bisa dengan mulus melalui jeram jika renang jeram. Di res area ini kami berbincang santai membahas masalah arung jeram, sampai hampir satu jam lebih dan setelah itu melakukan pengarungan kembali, banyak sekali jeram di jalur noars sampai guidenya tak sempat untuk menyebutkan satu persatu. Jam 12.30 kami sampai di jumping area milik noars, dan kami berjumping ria disana sambil di foto. Setelah itu kami melanjutkan kembali sampai finish.
Sekitar jam 13.45 kami tealh sampi kembali di basecame noars, nyanti sebentar sambil berbincang kembali dengan gudie yang menemani kami tadi dan akupun meminta data jeram pada mereka ada sekitar 35 nama jeram yang kudapat. Setelah itu kami langsung kembali ke basecam kami untuk persiapan punlang ke malang.
Pukul 03.00 kami berangkat menuju jalan besar yang mana nantinya perahu dakn dua orang dari kami akan diangkut menggunakan bus, sekitar 1 jam 30 menit kami sampai di pinggir jalan tersebut dan sekitar 30 menit kami menunggu bus jurusan terminal probolinggo. Saat itu aku menggunakan motor, jadi aku langsung menuju terminal arjosari malang untuk menunggu saudara-saudaraku dan perahu yang menggunakan bus tadi, jam 20.30 mereka tiba dan kami langsung menuju kampus untuk menaruh perahu setelah itu kami koordinasi sebentar dan terus pulang ke kosan masing-masing.

***
Biaya guide regulo refting 25000 (perorang) sedangkan porternya 20000.
Biaya guide noars refting 50000 (perorang). porter : 15000 (turun) 5000(naik) pickup : 70000

Kalo semua alat dari sana rata-rata perorang 180000-200000,  bisa lebih murah tapi jalurnya lebih pendek



Daftar nama jeram sungai pekalen NOARS rafting
  1. Selamat datang
  2. Batu jenggot
  3. Batu kura-kura
  4. Air terjun semilir angin (inul)
  5. Pandawa 1
  6. Pandawa 2
  7. Rajawali
  8. Watu dodol
  9. Sters
  10. Ekstra vagansa
  11. Goa kelelawar (kapla)
  12. Biutiful noars water fall
  13. Air terjun goa kuba
  14. Air terjun goa ular
  15. Tangga dewa
  16. Res area
  17. Tripel S
  18. The fly
  1. Cross
  2. Matador
  3. Hiu
  4. Anak hiu
  5. Bajing loncat
  6. Pak carek
  7. Flip flop
  8. Ban
  9. Grojogan
  10. Kera sakti
  11. Genggong 1
  12. Genggong 2
  13. Panjang
  14. Cucak rowo
  15. Jumping area
  16. Pistol
  17. Kuda liar
  18. Jeram L
  19. God bay
**masih banyak jeram yang belum kesebut tapi itu cukup mewakili**..













Kamis, 21 Juni 2012

banyak kisah yang ingin kultuils tapi belum ada waktu, semoga setelah uas bisa kutulis semua

Rabu, 21 Maret 2012

cinta itu coklat

cinta ..., huft apasih cinta ? cinta kadang membuat orang waras menjadi gila, cinta juga kadang membuat orang rajin menjadi malas, kadang juga membuat orang pintar menjadi bodoh. tapi cinta juga dapat membuat orang susah menjadi senang, sepi menjadi ramai, jelek menjadi indah, gelap menjadi terang, galak menjadi jinak, dan hitam menjadi putih, itulah cinta, memang membingungkan. kalo paman wikepedia bilang  ....  
"Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut" .....

 hidup tanpa cinta memang mustahil tapi mendapatkan cinta sejati juga tidaklah mudah, berjuang mendapatkan cinta itu butuh pengorbanan besar, banyak orang kadang membuat kotor sucinya cinta, entah mereka menyadarinya atau tidak. kalo ku sendiri cinta itu kayak coklat, manis, enak, bikin ketagihan, tapi kalo kebanyakan jadi eneg...  hahahahaaaa...   cinta...cinta..  kenapa harus dinamakan CINTA.

memikirkan cinta memang membuat galau suasana, begitu juga penulisnya gegegegegegg... mendapatkan cinta kadang harus memakai hukum RIMBA, siapa yang kuat dia yang menang. tapi ujung-ujungnya malah nambah musuh, yaaa   itulah pengorbanan cinta, entah apa pendapat anda soal cinta ?, yang jelas cinta itu galau, galau itu cinta.

haaaahh... cinta itu buat ku pusing, milih yang cantik, tapi sangat sangat sangat jarang kalo ada cewek cantik itu single, itulah, kadang mengapa orang banyak musuh hanya gara-gara untuk mendapatkan cinta, tapi kalo gak gitu gimana lagi mendapatkan seseorang yang, kita bener-bener menginginkannya...   

mari bergalau ria karena CINTA..   hahahahaaa






Jumat, 16 Maret 2012

Goresan hati




Tak ada kata yang terucap tanpa adanya sebuah makna, dan arti. Semua yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan, kesadaranlah yang terkadang tak di miliki seorang manusia untuk mempelajari apa yang ada disekitarnya, dan ketika kaki melangkah tanpa tujuan yang jalas, tangan mengapai sesuatu yang tak terjangkau, dan mata melihat dalam kegelapan, disinilah peran hati, membimbing untuk berjalan . Kapan kah ku kan mengerti arti sebuah cinta yang sebenarnya, yang telah IA janjikan kepada ku, hati ini terombang ambing gelombang  hasrat, tertiup angin nafsu, dan kadang tenggelam di laut ke khilafan. Entah kapan kan terdampar di pulau kasih sayang yang penuh akan buah cinta dan dan wanginya bunga kerinduan. Kehidupan adalah sebuah tempat dimana manusia dapat merasakan arti sebuah pengoraban, arti sebuah kasih sayang, arti memiliki, dan arti mulia sebuah cinta. Cinta tidak hanya  harumnya wewangian, nikmatnya sebuah makanan, dan  hembusan angin pegunungan, tapi cinta juga adalah mata air kebahagian, dimana ketika kita slalu menjaganya ia tak akan tercemar dan kan terus mengalirkan air yang bening tanpa warna-warni pengihanatan.

Selasa, 13 Maret 2012

Fun Mountenering, Tursina XVI (gunung panderman)


Fun Mountenering, Tursina XVI
(gunung panderman)
Fun mountenering adalah suatu kegiatan untuk merekatkan kembali dan membangun ikatan emosional anggota baru mapala tursina k-XVI pasca diklat, sekaligus mengulang kembali semua materi yang telah didapatkna ketika diklat forum maupun lapangan.

Kegiatan ini sungguh sangat bermanfaat baik untuk merefres kan otak yang setiap hari diperas untuk kuliah, juga melongggarkan urat-urat otak yang tegang karena memikirkan semua tugas yang diberikan dosen, selain itu kami juga mendapatkan materi konservasi dan navigasi darat. Kegiatan yang diadakan didaerah batu tepatnya di gunung panderman gunung yang memiliki ketinggian 2000 mdpl, pada tanggal 10-11 novenber 2011, ini  sungguh sangat mengasikan.
Acara ini juga diadakan sebagai syarat dari KABID 1 untuk mendapatkan scrup AM, setelah memenuhi tanggungan pembuatan kronologis diklat forum maupun lapangan. Sekitar jam 18.15 kami berangkat dari sekertariat MAPALA TURSINA uin maliki malang menuju desa trakhir di lereng panderman dengan menggunakan sepedamotor, dan membawa 4 karier yang berisi tenda dom dan logistik beserta alat-alat yang akan di gunakan dalam materi selama di disana kami berangkat . Sesampai kami di desa terakhir semua sepeda motor di titipkan di rumah warga dengan membayar Rp.5000,- per sepeda motor setelah itu langsung berjalan menuju tempat dimana kami akan ngecamp
Dalam perjalanan ini, ternyata kami bisa tersesat juga, akibat kesalah porter yang membimbing jalan kami, untung semua itu dapat diatasi, tapi membuat ku lebih capek karena harus kembali turun menuju jalur yang tepat. Dan singkat cerita kami pun sampai di tempat yang biasanya orang-orang ngecamp. Semua langsung bergerak, sebagian ada yang mendirikan tenda dan sebagian memasak.
Kami senang sekali karena banyak dari mas dan mba kami yang ikut menemani kami dalam fun ini, setelah selesai mendirikan tenda kami pun langsung bersenda gurau sambil membantu saudara kami yang memasak. Dan ketika saat yang dinanti tiba yaitu hidangan makan malam yang telah selesai di masak dan siap untuk disantap, semua berkumpul membentuk suatu formasi menyerang (hehehehee)  dan dengan sigap menyantap makanan bagai singa kelaparan yang tidak makan 3 hari mendapatkan kijang muda yang gemuk.
Saat jam menunjukan 23.10 kami melakukan evaluasi dan kordinasi  (evakor), mengevaluasi kegiatan ini mulai dari keberangkatan sampai saat kordinasi, evakor ini terkadang membuat telinga panas ketika banyak keritikan karena kesalahn yang di perbuat, tapi lama-kelamaan juga terbiasa.
Seusai evakor kami langsung tidur untuk mempersiapakan kegiatan esok harinya. karena tendanya hanya dua dan orang yang ikut lebih dari 12 orang jadinya tak semua bisa tidur di dalam tenda, sebagian yang lain harus tidur diluar, menemani bintang-bintang yang kesepian malam itu.
Tepat jam 04.45 kami bangun untuk melaksanakan sholat subuh, setelah sholat ada yang kembali tidur, ada juga yang nyantai menikmati udara segar pegunungan di pagi hari, seedangkan bagian konsumsi langsung mengeluarkan logistik dan siap memasak untuk macan-macan tursina yang kelaparan, pukul 6.30 makanan pun siap untuk disajikan tapi sebelum itu kami malakukan TC untuk melemaskan otot-otot yang kaku karena tidur malam tadi, baru setelah itu kami mnyantap makan bersama mas dan mba kami.
Setelah perut terisi dan otak sudah bisa dipakai kami langsung menuju tempat pemberian materi navigasi darat yang pada saat itu diisi oleh mas sigit of the beduk, sayangnya pada saat itu cuaca kurang mendukung untuk melakukan orentasi medan karena tertutup kabut yang cukup tebal sehingga membatasi pandangan, dan akibatnya menyulitkan kami untuk menembak objek medan yang akan kami hitung, kami harus menuggu cukup lama sampai kabut menipis. Materi selanjutnya yang kami dapatkan adalah konservasi flora dan fauna yang ada di pegunungan, yang diisi oleh mas bagor fatah.
Setelah semua materi selesai, kami langsung berjalan mendaki ke puncak panderman, walau ketinggian gunung panderman ini hanya 2000 mdpl, tapi tak mudah untuk menggapainya, jalurnya cukup terjal hanya beberapa dataran yang landai, tapi dengan semangat persaudaraan dan juang yang tinggi itu semua dapat di atasi dengan mudah dan akhirnya pada pukul 11.45 kami telah sampai di puncak panderman, rasa syukurpun kami panjatkan dengan sujud syukur sambil mencium bendera tursina.
Kegiatan selama di puncak panderman, kami melakukan bersih-bersih puncak dengan mengambil sampah-sampah yang ada disana, sebagai bukti bahwa kami benar-benar mencintai alam ini, dan kami tidak suka jika ada yang mengotorinya. Dan tidak hanya itu kami juga melakukan kegiatan wajib yaitu foto-foto (hehehehee) itu adalah kegiatan wajib agar kami dapat mengenang kebersamaan kami. Saat itu kami berfikir bahwa di puncak inilah kami akan di semat kan scrup AM kami, tapi ternyata tidak, dikarenakan mba jully tidak itkut mendaki sampai puncak, karena beliu juga akan di sematkan scrup baru atas keberhasilanya menuju jenjang AB. Tepat jam 13.00 kami turun dari puncak panderman menuju tempat dimana kami ngecamp.
Dan pada pukul 14.10 kami pun pulang turun gunung menuju desa terakhir tempat kami menitipkan sepeda. Singkat cerita pada pukul 15.30 kami tela sampai di sekeertariat mapala tursina tercinta, lalu ber istirahat, dan pada pukul 18.20 kami pun dilantik dan mendapatkan scrup biru muda sebagai tanda kami telah lulus menjadi anggota biasa (AM).

Itu ceritaku...  apa cerita mu..   heheheheee......

Jumat, 09 Maret 2012

pendakian gunung ARJUNA WELIRANG



pagi itu jam 04.30 aku bangun untuk sholat subuh, hari ini tanggal 28 januari 2012, ada yang harus ku kerjakan hari ini yaitu menemani tamu dari mapala meratus banjarmasin untuk pendakian arjuna welirang,sebenarnya sih si tamu ingin mendaki semeru tapi dikarenakan semeru ditutup jadi di alihkan ke arjuna, persiapan telah dilakukan di hari sebelumnya, logistik dan segala macamnya sudah siap, tinggal fisik yang blum tapi tetep saja mau.. gak mau ni fisik harus kuat malu dong nganter tamu tapi loyo. jam 09.45 kami berangkat dari sekert mapala TURSINA, dengan menggunakan len AL kami menuju terminal landungsari, sampai di terminal landungsari kami nyantai sebentar sambil beli tahu goreng, setelah kami rasa cukup kenyang kami pun langsung menuju tempat penungguan bus yang menuju ke jombang, setelahh bus siap berangkat kamipun naik sekitar 20 menit kami telah sampai terminal kota batu dan turun di situ, dari situ kami melanjutkan dengan len orange untuk menuju desa sumber berantas pemberentihan terakhir, sampai disumber berantas kami pun mengisi perut dulu sebelum berjalan kaki untuk mendaki, setelah satu jam beristirahat untuk makan kami pun mulai melangkahkan kaki, melalui jalur perkebunan sayur milik warga, baru 15 menit berjalan angin pun bertiaup kencang membawa beberapa bulir air, kami tetap berjalan karna cuaca ini masih bisa kami atasi, kejadian ini tak berlangsung lama, setelelah beberapa menit berlalu keadaan kembali normal, hawa dingin makin terasa ketika kami telah cukup jauh berjalan. sempat kami temuia beberapa petani yang pulang dari ladang mereka, terlihat dari raut wajah mereka keheranan, kami pun menyapa mereka yang berpapasan dengan kami, salah seorang menyapa kami dengan bahasa jawa, yang kurang lebih artinya begini " mendaki nak??" kami jawab "iya"  beliau menjawab lagi "wah nekad". mungkin karena di musim angin ini kami memutuskan naik gunung itu lah yang membuat beliau heran.
beristirahat sebentar membuang lelah

ketika sampai di dekat tempat pengambilan air, yaitu sebuah kolam yang tedapat mata airnya, kami menaruh kerier-kerier kami di pinggir jalan dan berjalan menuruni ladang warga untuk menuju kolam tersebut, kelihatannya kolam itu memang dimanfaatkan warga setempat untuk pengairan ladang mereka, tapi sayang karena pengairannya menggunakan mesin disel yang di letaka persis di pinggir kolam menjadi kan air kolam agak tercemar oleh bahan bakar dan oli dari mesin disel tersebut, kami pun memasukan air kedalam botol-botol air mineral  yang telah kami siapkan sebelumnya setelah semua botol terisi penuh kami pun kembali ke tempat dimana kami meletakan kerier kami, sedikit keluh pun muncul pada saat itu, yang tadinya kerier ku paling ringan sekarang menjadi paling berat karena aku yang paling banyak memecking airnya, 
"waduh berat deh pokoknya", setelah selesai pemeckingan, kami lanjutkan perjalanan lagi kali ini medannya cukup miring kira 30-40 derajat, pelan tapi pasti kaki ini terus melangkah, terasa lelah memang dan agak ngos-ngosan, mungkin ini disebabkan karena saya jarang olah raga sebelumnya. kira-kira ada sekitar 400 meter medan tanjakan kami lewati dan akhirnya kami sampai di gubuk milik perhutani

disini kami beristirahat dan memasak makanan untuk mengisi perut yang telah keroncongan plus minuman dan rokoknya, niat kami awalnya hanya beristirahat beberapa menit tapi ternyata hujan turun cukup deras kira-kira saat itu jam menunjukan pukul 14.00. hingga waktu ashar tiba hujan pun tak kunjung reda dan akhirnya kami memutuskan untuk ngcamesemalam disini sebenarnya aku kecewa karena ini buang-buang waktu, tapi mau gimana lagi ini sudah kesepakatan bersama dengan beralaskan matras dan flesit kami tidur dalam gubuk itu untungnya semua membawa SB (sleeping bag), jadi kami bisa tidur tenang penuh kehangatan.
jam 04.45 ku bangun, setelah melaksanakan sholat subuh kumulai memasak air untuk buat kopi (pagi-pagi di daerah pegunungan minum kopi panas dan merokok memiliki kenikmatan tersendiri). setelah air masak dan tertuang digelas yang telah kuracik, kopi pun siap dan kamipun ngopi sambil berbicara plan kami nanti. kemudian kami memasak tuk sarapan pagi itu dengan menu mie sayur plus kentang geratis kami mengisi perut kami, setelah kenyang kami kembali memecking barang-barang, dan pukul 07.40 kami melanjutkan pendakian kami menuju lembah puncak kembar.
perjalanan cukup mengasikan kanan-kiri pohon semua hehehee.., banyak pohon tumbang yang menghalangi jalan kami jadi terkadang kami harus merunduk atau sedikit jinjit untuk melewatinya. setelah beberapa lama berjalan kami pun istirahat di tempat landai, 10 menit kemudian kami berjalan lagi hampir setiap 1 jam perjalanan kami pasti berhenti untuk beristirahat, setelah kami sampai di pasar setan, istirahat kami agak ber beda, tau kenapa  ???
yaa  pada saat itu kami tidak hanya minum, atpi makan mie sedap goreng tanpa di masak, kriuk..kriuk gimanaa gitu  hehehee.., setelah cukup lama beristirahat kami kembali melanjutkan perjalanan kami saat itu kami melewati hutan cemara pasca kebakaran, sedih melihat ini semua pada hal jika tidak terbakar kubisa bayangkan betapa indahnya tempat ini, cemar-cemara yang belum begitu besar, dan beberapa lubang yang mengeluarkan uap panas.

dan pada akhirnya setelah cukup lama berjalan membelah hutan, dan semak belukar kami sampai di hamparan padang rumput yang cukup luas, angin berhembus dengan kencangnya meniupkan buliran-buliran kecil air layaknya embun yang membuat suasana semakin dingin, tapak lah dua tenda dom bergoyang dengan serunya (puitis dikit), setelah kami hampiri ternyata itu tenda anak KE (kepak elang) yang sedang mengantarkan tamunya, kamipun menyapa mereka kemudian berjalan lagi mencari tempat strategis untuk mendirikan tenda. dapatlah tempat seperti sebuah lembah pas dibawah kaki dataran tinggi yang terjal yang di sekelilingnya tercover beberapa dataran tinggi dan pepohonan, cukup untuk menghadang badai di musim angin seperti saat itu
 saudara mujianto(kebok) sedang mendirikan tenda

setelah tenda selesai didirikan kamipun beristirahat didalamnya, akupun mengeluarkan peralatan masak, untuk memasak air membuat minuman agar dapat menghangatkan tubuh yang sedari tadi kedinginan menahan hawa dingin pegunungan, setelah minuman jadi dan siap untuk di sruuup, kami pun duduk-duduk sambil menikmati beberapa cemilan dan ngobrol ngalur-ngidul, tak lama kemudian datang saudara kami dari KE membuat suasana makin rame ngelucu goyonan yang agak-agak sinting, pokoknya seru banget. 

hari sudah menjelang malam sinar matahari pun kian meredup kegelapan mulai menyelimuti dunia ini, hawa dinginpun kian menjadi. malam itu kami di undang makan oleh anak KE di tendanya, lumayan makan gratis pikirku, tendanya gak terlalu besar jadi kami desak-desakan didalamnya, setelah makan dilanjutkan dengar maen poker tapi aku tidak ikut main karena aku gak bisa maen poker, dan tak lama kemudian aku lebih baik memilih tuk kembali ke tenda kami sendiri dan beristirahat. masuk tenda langsung saja ku keluarkan SB (sleeping bag) dari karier,  wiihh..  ternyata SBnya duingin kayak habis di masukan kulkas, tapi tetep saja saya pakai karena nanti juga anget kalo dah di transfer panas dari tubuh ini.

pagi tanggal 30 kami bangun jam 6.00 walaupun semalaman tidak bisa tidur nyenyak karena hawanya terlalu dingin, tapi istirahat malam itu patut disukuri, seperti biasa memasak air untuk minuman penghangat yang disugguhkan bersama rokok, adalah sebuah kegiatan yang mengasikan saat berkemah digunung.

hari ini kami merencanakan ke puncak welirang, tapi pada saat itu hujan walau tak begitu deras tapi cukup untuk menambah dingin suhu pegunungan apalagi kalau baju basah karenanya saat perjalanan ke puncak welirang.

sampai jam menunjukan pukul 07. 49 hujan tak kunjung reda akhirnya kami putuskan jika hujan tak reda sampai jam 8 nanti kami tetap berangkat menuju puncak welirang. teennnnt....   jam menunjukan jam 08.00 kamipun bersiap untuk berangkat, tanpa membawa apa-apa kecuali air minum dan rokok, saat itu hanya aku yang tidak memiliki raincoat, sedang kan saudara kebok dan ontel memakai raincoat, ya sudah sebagai alternatif terakhir aku pakai aja tresbeg, buat nglindungi jaket biar gak basah..  hehehee....,

perjalanan menuju puncak welirang pastilah kita akan melewati puncak kembar satu dengan ketinggian 3054 mdpl. saat sampai di kebar satu ya seperti biasa photo-photu dulu, 


setelah pusa berpose kami melanjutkan perjalanan kami menuju puncak welirang, di perjalanan kami berpapasan dengan para penambang welirang, pamandangan saat menuju puncak welirang sangat lah indah pokoknya indah dah saya tidak bisa mengambarkannya dengan kata-kata yang jelas viewnya kota malang dan batu, setelah hampir sampai kira-kira kurang duapuluh meter kami sampai di puncak welirang kami bertemu dengan sekawanan monyet hitam yang keluar dari lubang mungkin mereka lagi berlindung dari hujan.

akhirnya setelah beberapa jam kami melakukan perjalanan sampai juga kami di puncak welirang dengan ketinggian 3156 mdpl. gak lama-lama sh di puncak habis melihat-lihat pemandangan dan photo kami langsung bali ke bascame (tenda)
di sponsori oleh tambora


setelah sampai di tenda tetangga yaitu KE, saya langsung gabuk ikut memasak jadi kami masak baren di situ, ada tamu dari sulawesi dia pinter banget masak masakannya juga cukup enak, yang disayang kan saat itu adalah gara-gara saya membantu memasak jadinya saya gak bisa ikut anak-anak yang lain naik ke puncak kembar dua, yaudah tak niattin kapan-kapan aja. tak sampai satu jam makanan telah siap disantap sayur sop dengan lauk iakan asin sambel yang super lezat. nikmat sekali memang kalo kita makan saat berkemah. 

setelah makan siang kami pun istirahat menyiapkan tenaga untuk menuju puncak arjuna, jam 14.30 kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke gunung arjuna, perjananan melewati hutan cemara  jalannya aga miring miring karena medannya lumayan tidak landai hehehee..,, sesampai di lembah kijang kami istirahat untuk minum 10 menit kemudian kami melanjutkan perjalanan kami lagi, sekitar kira-kira 30 menit lagi kami hampir sampai di puncak arjuna, dan rencananya kami ingin ngecame sebelum puncak, tapi si tamu yaitu ontel sudah minta ngecame saat itu pukul 16.30, yaudah kami pun tidak melanjutkan perjalanan kami, dan mendirikan tenda, aku bertugas menyiapkan minuman penghangat dan yang alin mendirikan tenda setelah semuanya selesai kami masuk dan minum jeruk anget didalam tenda sambil menghisap rokok malboro, kaerna persedian rokok saat itu menipis jadi kami joinan, aja, satu batang di puter-puter kayak metromini, hehehee...,

tanggal 31-01-2012
mata ini mulai terbuka pada pukul 6.30 suhu nya semakin dingin karena memang tempat kami mendirikan tenda lebih tinggi dari kemarin, jelas semakin tinggi datran pasti suhunya semakin duingin.seperti biasa kegiatan yang sebenarnya tidak perlu diulang-ulang dalam penulisan ini, memasak dan makan. itu lah yang di lakukan saat bangun tidur.

tepat jam 08.45 kami mulai melangkakhkan kaki kembali beban kerier semakin ringan karena sudah banyak logistik dan air yang terkurangi, jalan nya cukup membahayakan soalnya medannya cuma mungkin kemiringannya sekitar 45 derajat keatas, dengan penuh hati-hati kaki ini kulangkahkan, kabut saat itu cukup mengganggu pandangan mata tapi masih bisa diatasi. akhitnya jam 09.30 kami sampai di puncak welirang, wah senang nya akhirnya kami sampai juga, cuam ada sedikit hal yang mengecewakan saat itu, kami tidak mendapatkan view gunung semeru karena kabut saat itu sangat tebal jadi yaah, kami nikmatin aja pemandangan berkabut saat itu, tak lama kami di puncak arjuna. 





sekitar jam 10.30 kami mulai berjalan menuruni gunung arjua melalui jalur lawang, jalur yang benar-benar melelahkan, karena tidak ada jalan datrana landainya dari atas sampai maha pena menurun terus, membuat kaki ini ingin lepas. sampai di maha pena sekitar jam 12.45 kami cukup lama istirahat di mahapena. sekira tenaga kami sudah sedikit bertambah kami pun melanjutkan perjalanan kami. melewati padang sabana yang luas terhampar bagai kasur, sering sekali salah satu dari kami terjatuh karena jalannya licin. singkat cerita akhirnya kami sampai di pos 2 pendakian jalur lawang dan setelah itu setelah 3 jaman dari pos dua kami sampai di perkebun teh, saat itu hujan turun, deras banget sampe pakaian yang kami gunakan basah semua, kami berhenti di pos milik kebun teh untuk menadah air karena memang persediaan air kami habis, setelah hujan cukup reda kami melanjutkan perjalanan kami menuju desa wonosari, saat itu hujan kembali deras, kami berhenti di pos kamling warga setempat untuk berteduh, setelah hujan reda, saya mencari orang yang mau membawa kami ke jalan raya lawang, kami dapat 2 motor, jadi satu motor ada dua penumpang satunya lagi 1 penumpang tapi dengan dua kerier. sampai di pinggir jalan kami menunggu akngkot jurusan arjosari, tarif angkotnya 3500 perorang dan akhirnya jam 17.25 kami sampai di skert MAPALA TURSINA tercinta dengan selamat dan membawa sejuta keluh kesah dari pendakian 4 hari 3 malam ini...

huuuft  melelahkan sekali,,,   udah yaaa  dah jam 01.00 nh penulis ngantuk pengen bobo..

daahhhh......