Tak ada kata yang terucap
tanpa adanya sebuah makna, dan arti. Semua yang terjadi bukanlah sebuah
kebetulan, kesadaranlah yang terkadang tak di miliki seorang manusia untuk
mempelajari apa yang ada disekitarnya, dan ketika kaki melangkah tanpa tujuan
yang jalas, tangan mengapai sesuatu yang tak terjangkau, dan mata melihat dalam
kegelapan, disinilah peran hati, membimbing untuk berjalan . Kapan kah ku kan
mengerti arti sebuah cinta yang sebenarnya, yang telah IA janjikan kepada ku,
hati ini terombang ambing gelombang
hasrat, tertiup angin nafsu, dan kadang tenggelam di laut ke khilafan. Entah
kapan kan terdampar di pulau kasih sayang yang penuh akan buah cinta dan dan
wanginya bunga kerinduan. Kehidupan adalah sebuah tempat dimana manusia dapat
merasakan arti sebuah pengoraban, arti sebuah kasih sayang, arti memiliki, dan
arti mulia sebuah cinta. Cinta tidak hanya
harumnya wewangian, nikmatnya sebuah makanan, dan hembusan angin pegunungan, tapi cinta juga
adalah mata air kebahagian, dimana ketika kita slalu menjaganya ia tak akan
tercemar dan kan terus mengalirkan air yang bening tanpa warna-warni
pengihanatan.
memilkul sebuah tanggung jawab memanglah sulit. tapi tanggung jawab membuat kita semakin dewasa
Jumat, 16 Maret 2012
Selasa, 13 Maret 2012
Fun Mountenering, Tursina XVI (gunung panderman)
Fun Mountenering, Tursina
XVI
(gunung panderman)
Fun mountenering adalah suatu kegiatan untuk
merekatkan kembali dan membangun ikatan emosional anggota baru mapala tursina k-XVI
pasca diklat, sekaligus mengulang kembali semua materi yang telah didapatkna
ketika diklat forum maupun lapangan.
Kegiatan ini sungguh sangat bermanfaat baik untuk
merefres kan otak yang setiap hari diperas untuk kuliah, juga melongggarkan
urat-urat otak yang tegang karena memikirkan semua tugas yang diberikan dosen,
selain itu kami juga mendapatkan materi konservasi dan navigasi darat. Kegiatan
yang diadakan didaerah batu tepatnya di gunung panderman gunung yang memiliki
ketinggian 2000 mdpl, pada tanggal 10-11 novenber 2011, ini sungguh sangat mengasikan.
Acara ini juga diadakan sebagai syarat dari KABID 1
untuk mendapatkan scrup AM, setelah memenuhi tanggungan pembuatan kronologis
diklat forum maupun lapangan. Sekitar jam 18.15 kami berangkat dari sekertariat
MAPALA TURSINA uin maliki malang menuju desa trakhir di lereng panderman dengan
menggunakan sepedamotor, dan membawa 4 karier yang berisi tenda dom dan
logistik beserta alat-alat yang akan di gunakan dalam materi selama di disana
kami berangkat . Sesampai kami di desa terakhir semua sepeda motor di titipkan
di rumah warga dengan membayar Rp.5000,- per sepeda motor setelah itu langsung
berjalan menuju tempat dimana kami akan ngecamp
Dalam perjalanan ini, ternyata kami bisa tersesat
juga, akibat kesalah porter yang membimbing jalan kami, untung semua itu dapat
diatasi, tapi membuat ku lebih capek karena harus kembali turun menuju jalur
yang tepat. Dan singkat cerita kami pun sampai di tempat yang biasanya
orang-orang ngecamp. Semua langsung bergerak, sebagian ada yang mendirikan
tenda dan sebagian memasak.
Kami senang sekali karena banyak dari mas dan mba
kami yang ikut menemani kami dalam fun ini, setelah selesai mendirikan tenda
kami pun langsung bersenda gurau sambil membantu saudara kami yang memasak. Dan
ketika saat yang dinanti tiba yaitu hidangan makan malam yang telah selesai di
masak dan siap untuk disantap, semua berkumpul membentuk suatu formasi menyerang
(hehehehee) dan dengan sigap menyantap
makanan bagai singa kelaparan yang tidak makan 3 hari mendapatkan kijang muda yang
gemuk.
Saat jam menunjukan 23.10 kami melakukan evaluasi
dan kordinasi (evakor), mengevaluasi
kegiatan ini mulai dari keberangkatan sampai saat kordinasi, evakor ini
terkadang membuat telinga panas ketika banyak keritikan karena kesalahn yang di
perbuat, tapi lama-kelamaan juga terbiasa.
Seusai evakor kami langsung tidur untuk
mempersiapakan kegiatan esok harinya. karena tendanya hanya dua dan orang yang
ikut lebih dari 12 orang jadinya tak semua bisa tidur di dalam tenda, sebagian
yang lain harus tidur diluar, menemani bintang-bintang yang kesepian malam itu.
Tepat jam 04.45 kami bangun untuk melaksanakan
sholat subuh, setelah sholat ada yang kembali tidur, ada juga yang nyantai
menikmati udara segar pegunungan di pagi hari, seedangkan bagian konsumsi
langsung mengeluarkan logistik dan siap memasak untuk macan-macan tursina yang
kelaparan, pukul 6.30 makanan pun siap untuk disajikan tapi sebelum itu kami
malakukan TC untuk melemaskan otot-otot yang kaku karena tidur malam tadi, baru
setelah itu kami mnyantap makan bersama mas dan mba kami.
Setelah perut terisi dan otak sudah bisa dipakai
kami langsung menuju tempat pemberian materi navigasi darat yang pada saat itu
diisi oleh mas sigit of the beduk, sayangnya pada saat itu cuaca kurang
mendukung untuk melakukan orentasi medan karena tertutup kabut yang cukup tebal
sehingga membatasi pandangan, dan akibatnya menyulitkan kami untuk menembak
objek medan yang akan kami hitung, kami harus menuggu cukup lama sampai kabut
menipis. Materi selanjutnya yang kami dapatkan adalah konservasi flora dan
fauna yang ada di pegunungan, yang diisi oleh mas bagor fatah.
Setelah semua materi selesai, kami langsung
berjalan mendaki ke puncak panderman, walau ketinggian gunung panderman ini
hanya 2000 mdpl, tapi tak mudah untuk menggapainya, jalurnya cukup terjal hanya
beberapa dataran yang landai, tapi dengan semangat persaudaraan dan juang yang
tinggi itu semua dapat di atasi dengan mudah dan akhirnya pada pukul 11.45 kami
telah sampai di puncak panderman, rasa syukurpun kami panjatkan dengan sujud
syukur sambil mencium bendera tursina.
Kegiatan selama di puncak panderman, kami melakukan
bersih-bersih puncak dengan mengambil sampah-sampah yang ada disana, sebagai
bukti bahwa kami benar-benar mencintai alam ini, dan kami tidak suka jika ada
yang mengotorinya. Dan tidak hanya itu kami juga melakukan kegiatan wajib yaitu
foto-foto (hehehehee) itu adalah kegiatan wajib agar kami dapat mengenang
kebersamaan kami. Saat itu kami berfikir bahwa di puncak inilah kami akan di semat
kan scrup AM kami, tapi ternyata tidak, dikarenakan mba jully tidak itkut
mendaki sampai puncak, karena beliu juga akan di sematkan scrup baru atas
keberhasilanya menuju jenjang AB. Tepat jam 13.00 kami turun dari puncak
panderman menuju tempat dimana kami ngecamp.
Dan pada pukul 14.10 kami pun pulang turun gunung
menuju desa terakhir tempat kami menitipkan sepeda. Singkat cerita pada pukul
15.30 kami tela sampai di sekeertariat mapala tursina tercinta, lalu ber
istirahat, dan pada pukul 18.20 kami pun dilantik dan mendapatkan scrup biru
muda sebagai tanda kami telah lulus menjadi anggota biasa (AM).
Itu ceritaku...
apa cerita mu.. heheheheee......
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)