Jumat, 16 Maret 2012

Goresan hati




Tak ada kata yang terucap tanpa adanya sebuah makna, dan arti. Semua yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan, kesadaranlah yang terkadang tak di miliki seorang manusia untuk mempelajari apa yang ada disekitarnya, dan ketika kaki melangkah tanpa tujuan yang jalas, tangan mengapai sesuatu yang tak terjangkau, dan mata melihat dalam kegelapan, disinilah peran hati, membimbing untuk berjalan . Kapan kah ku kan mengerti arti sebuah cinta yang sebenarnya, yang telah IA janjikan kepada ku, hati ini terombang ambing gelombang  hasrat, tertiup angin nafsu, dan kadang tenggelam di laut ke khilafan. Entah kapan kan terdampar di pulau kasih sayang yang penuh akan buah cinta dan dan wanginya bunga kerinduan. Kehidupan adalah sebuah tempat dimana manusia dapat merasakan arti sebuah pengoraban, arti sebuah kasih sayang, arti memiliki, dan arti mulia sebuah cinta. Cinta tidak hanya  harumnya wewangian, nikmatnya sebuah makanan, dan  hembusan angin pegunungan, tapi cinta juga adalah mata air kebahagian, dimana ketika kita slalu menjaganya ia tak akan tercemar dan kan terus mengalirkan air yang bening tanpa warna-warni pengihanatan.

Selasa, 13 Maret 2012

Fun Mountenering, Tursina XVI (gunung panderman)


Fun Mountenering, Tursina XVI
(gunung panderman)
Fun mountenering adalah suatu kegiatan untuk merekatkan kembali dan membangun ikatan emosional anggota baru mapala tursina k-XVI pasca diklat, sekaligus mengulang kembali semua materi yang telah didapatkna ketika diklat forum maupun lapangan.

Kegiatan ini sungguh sangat bermanfaat baik untuk merefres kan otak yang setiap hari diperas untuk kuliah, juga melongggarkan urat-urat otak yang tegang karena memikirkan semua tugas yang diberikan dosen, selain itu kami juga mendapatkan materi konservasi dan navigasi darat. Kegiatan yang diadakan didaerah batu tepatnya di gunung panderman gunung yang memiliki ketinggian 2000 mdpl, pada tanggal 10-11 novenber 2011, ini  sungguh sangat mengasikan.
Acara ini juga diadakan sebagai syarat dari KABID 1 untuk mendapatkan scrup AM, setelah memenuhi tanggungan pembuatan kronologis diklat forum maupun lapangan. Sekitar jam 18.15 kami berangkat dari sekertariat MAPALA TURSINA uin maliki malang menuju desa trakhir di lereng panderman dengan menggunakan sepedamotor, dan membawa 4 karier yang berisi tenda dom dan logistik beserta alat-alat yang akan di gunakan dalam materi selama di disana kami berangkat . Sesampai kami di desa terakhir semua sepeda motor di titipkan di rumah warga dengan membayar Rp.5000,- per sepeda motor setelah itu langsung berjalan menuju tempat dimana kami akan ngecamp
Dalam perjalanan ini, ternyata kami bisa tersesat juga, akibat kesalah porter yang membimbing jalan kami, untung semua itu dapat diatasi, tapi membuat ku lebih capek karena harus kembali turun menuju jalur yang tepat. Dan singkat cerita kami pun sampai di tempat yang biasanya orang-orang ngecamp. Semua langsung bergerak, sebagian ada yang mendirikan tenda dan sebagian memasak.
Kami senang sekali karena banyak dari mas dan mba kami yang ikut menemani kami dalam fun ini, setelah selesai mendirikan tenda kami pun langsung bersenda gurau sambil membantu saudara kami yang memasak. Dan ketika saat yang dinanti tiba yaitu hidangan makan malam yang telah selesai di masak dan siap untuk disantap, semua berkumpul membentuk suatu formasi menyerang (hehehehee)  dan dengan sigap menyantap makanan bagai singa kelaparan yang tidak makan 3 hari mendapatkan kijang muda yang gemuk.
Saat jam menunjukan 23.10 kami melakukan evaluasi dan kordinasi  (evakor), mengevaluasi kegiatan ini mulai dari keberangkatan sampai saat kordinasi, evakor ini terkadang membuat telinga panas ketika banyak keritikan karena kesalahn yang di perbuat, tapi lama-kelamaan juga terbiasa.
Seusai evakor kami langsung tidur untuk mempersiapakan kegiatan esok harinya. karena tendanya hanya dua dan orang yang ikut lebih dari 12 orang jadinya tak semua bisa tidur di dalam tenda, sebagian yang lain harus tidur diluar, menemani bintang-bintang yang kesepian malam itu.
Tepat jam 04.45 kami bangun untuk melaksanakan sholat subuh, setelah sholat ada yang kembali tidur, ada juga yang nyantai menikmati udara segar pegunungan di pagi hari, seedangkan bagian konsumsi langsung mengeluarkan logistik dan siap memasak untuk macan-macan tursina yang kelaparan, pukul 6.30 makanan pun siap untuk disajikan tapi sebelum itu kami malakukan TC untuk melemaskan otot-otot yang kaku karena tidur malam tadi, baru setelah itu kami mnyantap makan bersama mas dan mba kami.
Setelah perut terisi dan otak sudah bisa dipakai kami langsung menuju tempat pemberian materi navigasi darat yang pada saat itu diisi oleh mas sigit of the beduk, sayangnya pada saat itu cuaca kurang mendukung untuk melakukan orentasi medan karena tertutup kabut yang cukup tebal sehingga membatasi pandangan, dan akibatnya menyulitkan kami untuk menembak objek medan yang akan kami hitung, kami harus menuggu cukup lama sampai kabut menipis. Materi selanjutnya yang kami dapatkan adalah konservasi flora dan fauna yang ada di pegunungan, yang diisi oleh mas bagor fatah.
Setelah semua materi selesai, kami langsung berjalan mendaki ke puncak panderman, walau ketinggian gunung panderman ini hanya 2000 mdpl, tapi tak mudah untuk menggapainya, jalurnya cukup terjal hanya beberapa dataran yang landai, tapi dengan semangat persaudaraan dan juang yang tinggi itu semua dapat di atasi dengan mudah dan akhirnya pada pukul 11.45 kami telah sampai di puncak panderman, rasa syukurpun kami panjatkan dengan sujud syukur sambil mencium bendera tursina.
Kegiatan selama di puncak panderman, kami melakukan bersih-bersih puncak dengan mengambil sampah-sampah yang ada disana, sebagai bukti bahwa kami benar-benar mencintai alam ini, dan kami tidak suka jika ada yang mengotorinya. Dan tidak hanya itu kami juga melakukan kegiatan wajib yaitu foto-foto (hehehehee) itu adalah kegiatan wajib agar kami dapat mengenang kebersamaan kami. Saat itu kami berfikir bahwa di puncak inilah kami akan di semat kan scrup AM kami, tapi ternyata tidak, dikarenakan mba jully tidak itkut mendaki sampai puncak, karena beliu juga akan di sematkan scrup baru atas keberhasilanya menuju jenjang AB. Tepat jam 13.00 kami turun dari puncak panderman menuju tempat dimana kami ngecamp.
Dan pada pukul 14.10 kami pun pulang turun gunung menuju desa terakhir tempat kami menitipkan sepeda. Singkat cerita pada pukul 15.30 kami tela sampai di sekeertariat mapala tursina tercinta, lalu ber istirahat, dan pada pukul 18.20 kami pun dilantik dan mendapatkan scrup biru muda sebagai tanda kami telah lulus menjadi anggota biasa (AM).

Itu ceritaku...  apa cerita mu..   heheheheee......